Begitulah kemurahan Allah swt yang diberikan kepada hambanya di malam Nisfu Sya’ban. Sehingga dalam kesempatan lain Aisyah meriwayatkan hadits lagi dengan banyaknya pengampunan itu semisal bulu kambing Bani Kalb
عن عائشة بنت أبي بكر قالت: «قال رسول الله : "إن الله ينزل ليلة النصف من شعبان إلى السماء الدنيا، فيغفر لأكثر من عدد شعر غنم كلب"
Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing). (HR At-Tabarani dan Ahmad)
Demikianlah hendaknya kesempatan ini tidak disia-siakan. Seorang muslim yang bijak tentunya akan memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban sebaik-baiknya, dengan sebaik-baiknya memohon pengampunan dan melaksanakan amal kebaikan sebanyak-banyaknya. Demikian hadits riwayat Ali bin Abi Thalib menegaskan:
عن علي بن أبي طالب قال: «قال رسول الله : "إذا كان ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها وصوموا نهارها فإن الله ينزل فيها إلى سماء الدنيا فيقول ألا من مستغفر فأغفر له ، ألا من مسترزق فأرزقه ألا من مبتلى فأعافيه ألا كذا ألا كذا حتى يطلع الفجر
Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: "Malam nisfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah).
Amalan dan Do'a Malam Nisfu Sya’ban
Pada malam nisyfu Sya’ban dianjurkan memperbanyak do’a, sebab do’a malam tersebut mustajab. Dan juga amaliyah-amaliyah lain seperti dzikir, shalawat, istighafar dan shalat sunnah. Semua itu dalam rangka menghidupkan malam nishfu Sya’ban dan merupakan perkara yang masyru’ disyari’atkan). Imam Ibnu Majjah meriwayatkan didalam kitab sunannya bahwa Rasulullah SAW bersabda :
إذا كانت ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها وصوموا نهارها فإن الله ينـزل فيها لغروب الشمس إلى سماء الدنيا فيقول ألا من مستغفر لى فأغفر له ألا مسترزق فأرزقه ألا مبتلى فأعافيه ألا كذا ألا كذا حتى يطلع الفجر
“Apabila telah datang malam Nishfu Sya’ban, maka beribadahlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, sesungguhnya (rahmat) Allah turun pada malam itu ke langit yang paling bawah ketika terbenamnya matahari, kemudian Allah menyeru “Adakah orang yang meminta maaf kepadaku, maka akan Aku ampuni. Adakah yang meminta rizqi, maka Aku akan melimpahkan rizqi kepadanya. Adakah orang yang sakit, maka akan Aku sembuhkan”. Dan hal-hal yang lain sampai terbitnya fajar”
Nabi SAW juga bersabda :
إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه, إلا لمشرك أو مشاحن
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hambanya pada malam Nishfu Sya’ban kemudian Ia akan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan musyachin (orang munafik yang menebar kebencian antar sesama umat Islam)”
Hadits yang kedua ini juga riwayatkan oleh Imam Ibnu Majjah dengan kualitas yang hasan. Dan hadits yang senada juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Hibban dalam kitab shahihnya,
إن الله ليطلع إلى خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لعباده إلا اثنين: مشاحن, أو قاتل نفس
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hambanya pada malam Nishfu Sya’ban kemudian Ia akan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali dua orang, yaitu musyachin (orang munafik yang menebar kebencian antar sesama umat Islam) dan orang yang bunuh diri”
Masih banyak riwayat-riwayat yang menuturkan tentang malam nishfu Sya’ban, satu sama lain saling menguatkan sehingga bisa mengangkat (menaikkan kualitas) derajat hadits yang lemah menjadi hasan (hasan li-ghayrihi).
Membaca Yasin 3 Kali
Diantara amaliyah yang biasa dilakukan oleh umat Islam adalah membaca surah Yasin 3 kali. Pembacaan surah Yasin ini dilakukan setelah shalat Maghrib, tepatnya setelah shalat sunnah ba’diyah Maghrib dengan niat tersendiri,
Pertama, memohon kepada Allah agar diberikan umur yang panjang dalam keta’atan dan kekuatan iman.
Kedua, memohon kepada Allah agar di jaga dari segala macam bala’ (penyakit) serta memohon agar segala hajarnya dikabulkan oleh Allah
Ketiga, memohon kekayaan hati kepada Allah serta husnul Khotimah.
Amaliyah pembacaan Yasin 3 kali ini merupakan amaliyah yang dianjurkan atas petunjuk para ulama (ijtihad para ulama), disamping memang pada dasarnya membaca Yasin (surah Al-Qur’an) merupakan hal yang baik.
Syaikh Ahmad Ad-Dairobiy didalam kitabnya, Fathul Malikul Majid (19) mengatakan :
(ومن خواص سورة يس) كما قال بعضهم أن تقرأها ليلة النصف من شعبان ثلاث مرات الأولى بنية طول العمر والثانية بنية دفع البلاء والثالثة بنية الإستغناء عن الناس.
“Diantara keistimewaan surat Yasin, sebagaimana menurut sebagian para Ulama, adalah dibaca pada malam Nishfu Sya’ban sebanyak 3 kali. Yang pertama dengan niat meminta panjang umur, kedua niat terhindar dari bencana dan ketiga niat agar tidak bergantung kepada orang lain”
Demikian juga Syaikh Al-Hut al-Bairutiy didalam Asnal Mathalib fi Ahaditsi Mukhtalifatil Maratib (234) juga memberikan komentar,
وأما قراءة سورة يس ليلتها بعد المغرب والدعاء المشهور فمن ترتيب بعض أهل الصلاح من عند نفسه قيل هو البونى ولا بأس بمثل ذلك
“Adapun pembacaan surat Yasin pada malam Nishfu Sya’ban setelah Maghrib dan do’a yang masyhur, termasuk amaliyah dari sebagian ulama, dikatakan bahwa ia adalah Syaikh Al-Buni, dan tidak masalah melakukan hal tersebut”.
0 comments:
Post a Comment