Tuesday, July 21, 2015





Rahasia dibalik kalimat azan di waktu Subuh Mungkin ada dari pembaca yang tidak menyadari, apa sebab Allah swt memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Dan mengapa dalam adzan subuh terdengar kalimat yang berbeda, kalimat yang tidak ada pada azan di lain waktu.

"Ash shalaatu Khairun Minan naum" 

Jika kita terjemahkan, akan berarti Sholat itu lebih baik dari tidur. Tapi coba perhatikan baik baik.Mengapa kalimat itu hanya dikumandangkan saat adzan subuh saja? Dalam kalimat itu Allah SWT ternyata sedang memberikan isyarat kasih sayangnya pada kaum muslimin, sebuah isyarat yang sering kita abaikan maknanya, yang jika kita tangkap sinyal itu lebih kurang akan berbunyi seperti ini

"shalat (pada saat) itu lebih baik dari pada tidur".

Subhanallah Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illa billaah, Lalu mengapa sinyal itu dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua sedang tidur, dan bukan pada adzan untuk shalat lain ?.Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang terpercaya sebagai suatu penelitian yang sahih menemukan satu kesimpulan jika puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang.  Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis(istilah Cina: Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (Y IN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap bergerak, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya. Pada tegangan saraf parasimpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan lambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk melumatkan makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, cenderung kepada keadaan duduk. Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sama lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur.   Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk Anda dan saya maupun bayi Anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian / Ritme sehari-hari, yang secara alami diberikan Allah SWT kepada manusia. Furgot dan Zawadsky pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diselidikinya. Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila dititisi suatu zat kimia yaitu: asetilkolin.  Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar bila dititisi asetilkolin.

Penemuan ini menimbulkan kegemparan dalam dunia medis.    

“Jadi itu apa yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak bertemu”.

Penyelidikan itu segera diikuti penyelidikan yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bahagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penyelidikan maka zat tadi ditemui oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida. 

Ketiga penyelidikan itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998. Zat NO selalu dihasilkan, dalam keadaan rehat tidur pun selalu dihasilkan, namun hasil ini dapat ditingkatkan oleh ubat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan bersukan

Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat melekat satu sama lain dari trombosit pada darah kita.

Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, maka ini akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah kerana aktiviti iaitu wudhu dan solat sunat dan wajib, kemudian disertai berjalan ke masjid merupakan perlindungan bagi pencegahan kejadian kardiovaskular......... tanpa manusia menyedarinya. 

Selain itu patut dicatat bahawa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses menekan, posisi ini meningkatkan tegangan otot parasimpatis (yang melawan kesan tegangan otot simpatis). Dengan exercise tubuh menghasilkan NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berkesan menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan saling memeluk.

Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan solat subuh. Hanya Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan perkara ini kerana tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui tempoh waktu ribuan tahun.

Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.

0 comments:

Post a Comment